Bot Telegram membuat pembeli bisa melihat produk, memesan, dan menerima produk digital langsung dari chat, otomatis 24 jam. Anda cukup membuat bot satu kali, menempelkan tokennya ke Ayosel, lalu mengaktifkannya. Ikuti langkah di bawah secara berurutan.
Sebelum mulai: token bot, grup, dan tombol Aktifkan hanya bisa diubah oleh akun dengan akses Super Admin. Akun lain tetap bisa melihat status bot, tapi tidak bisa mengubahnya. Langganan toko juga harus aktif, kalau tidak tombol simpan dan Aktifkan tidak bisa diklik.
1. Buat bot lewat BotFather
BotFather adalah bot resmi Telegram untuk membuat bot baru. Dari sinilah Anda mendapatkan token, semacam kunci yang menghubungkan bot Anda ke Ayosel.
- Di aplikasi Telegram, cari
@BotFather(dengan tanda centang biru), lalu buka dan tekan Start. Di halaman Bot Telegram tersedia juga tombol Buka @BotFather sebagai pintasan. - Kirim perintah
/newbot. - Ketik nama bot (bebas, mis. “Toko Saya”).
- Ketik username bot. Harus unik dan diakhiri kata “bot”, mis.
tokosaya_bot. - BotFather membalas dengan token berupa deretan karakter seperti
123456789:ABCdef.... Salin token ini.
Jaga kerahasiaan token seperti kata sandi. Siapa pun yang memilikinya bisa mengendalikan bot Anda.
2. Tempel token ke Ayosel
- Di dashboard Ayosel, buka menu Bot Telegram di grup Integrasi pada sidebar.
- Di panel Koneksi bot, tempel token dari BotFather ke kolom Token Bot API.
- Klik Simpan. Tombol ini muncul di samping kolom setelah Anda mengisinya.
Setelah token tersimpan, kartu Token bot di bagian atas halaman berubah menjadi Tersimpan.
3. Aktifkan bot
Masih di panel Koneksi bot, gunakan tombol kontrol di bagian bawah panel:
- Aktifkan — menjalankan bot dengan token yang baru disimpan. Tekan ini setelah pertama kali memasang token.
- Reload — merestart bot dengan token dan pengaturan terbaru. Gunakan setiap kali Anda mengubah token atau setelan di halaman ini.
- Nonaktifkan — mematikan bot. Token tetap tersimpan.
Bot yang berjalan ditandai badge Aktif dan menampilkan username-nya (mis. @tokosaya_bot). Status lain yang mungkin Anda lihat: Nonaktif (token ada, bot belum jalan), Belum diatur (belum ada token), atau Tidak terbaca (status gagal dimuat, coba Reload).
Pastikan juga channel Telegram menyala di panel Channel aktif pada menu Billing. Pada paket yang mengizinkan semua channel, Telegram sudah aktif otomatis dan Anda tidak perlu mengubah apa pun.
4. Uji bot Anda
Buka bot Anda di Telegram (lewat username yang tadi dibuat) dan kirim /start. Bot akan membalas dengan menu toko. Lakukan satu pesanan uji untuk memastikan alurnya berjalan.
Pengaturan lanjutan (dianjurkan)
Halaman Bot Telegram punya beberapa panel lain. Semua bersifat opsional, tapi membuat bot lebih lengkap. Panel Cara menghubungkan di halaman yang sama merangkum langkah-langkah utamanya dan menandai mana yang sudah selesai.
Panel Grup & channel
Setiap kolom disimpan sendiri lewat tombol Simpan di sampingnya.
- Link channel — tautan channel Telegram toko Anda, format
https://t.me/namachannel. Kalau belum punya, buat channel di Telegram lalu salin tautannya ke kolom ini. - Channel struk order — channel tempat struk pesanan disiarkan otomatis. Isi dengan
@usernamechannel atau chat ID-nya. Pastikan bot Anda sudah menjadi admin di channel tersebut. - ID grup admin — grup yang menerima notifikasi order, stok, dan pesan support. Cara mendapatkan ID-nya ada di bawah.
Mengambil ID grup admin
- Buat grup di Telegram, lalu tambahkan bot Anda ke grup itu.
- Tambahkan sementara bot bantu pembaca ID (mis.
@getidsbot) ke grup; ia akan menampilkan ID grup yang diawali-100. - Salin ID tersebut ke kolom ID grup admin, klik Simpan, lalu keluarkan bot bantu dari grup.
Panel Owner & kontak admin
- Telegram ID owner — ID akun Telegram Anda. Akun ini mendapat akses super admin lewat bot. Kirim pesan ke bot pembaca ID seperti
@getidsbotuntuk melihat ID akun Anda. - Username admin — username Telegram Anda tanpa tanda
@. Dipakai untuk tombol Hubungi Admin di bot.
Wajib join channel/grup
Fitur ini mewajibkan pembeli bergabung ke channel atau grup tertentu sebelum bisa memakai bot. Yang belum bergabung diminta join, lalu menekan Verifikasi atau mengetik /start lagi.
- Jadikan bot Anda admin di setiap channel atau grup yang ingin diwajibkan, supaya keanggotaan pembeli bisa dicek.
- Di section Wajib join channel/grup, klik Tambah channel/grup (maksimal 4). Untuk tiap baris isi Nama tombol, Chat ID / @username, dan Link undangan. Channel atau grup publik cukup diisi
@username-nya. Yang private memakai chat ID angka dan wajib diisi link undangannya. - Klik Cek akses bot untuk memastikan bot sudah admin di setiap baris, lalu klik Simpan.
- Nyalakan toggle Aktifkan wajib join. Toggle ini baru bisa dinyalakan setelah ada minimal satu channel/grup yang tersimpan.
Masalah umum
- Tombol Aktifkan atau Simpan tidak bisa diklik: langganan toko belum aktif, atau akun Anda bukan Super Admin. Aktifkan langganan di menu Billing dan masuk dengan akun Super Admin.
- Bot tidak membalas: pastikan token benar dan tersimpan, badge bot sudah Aktif, dan channel Telegram menyala di Billing.
- Setelah ganti token bot diam: tekan Reload agar bot memakai token terbaru.
- Struk tidak tersiar ke channel: pastikan bot menjadi admin di channel dan Channel struk order sudah benar.
- Wajib join tidak menahan pembeli: pastikan toggle menyala, daftar channel/grup sudah tersimpan, dan bot adalah admin di tiap channel/grup. Gunakan Cek akses bot untuk melihat baris mana yang bermasalah.
Setelah bot aktif, lanjut ke menghubungkan payment gateway agar pembayaran diproses otomatis.
Belum menemukan jawaban?
Tanya langsung ke tim Ayosel lewat Telegram atau WhatsApp, atau email [email protected].